Type to search

Perlu Tahu

Peneliti: Berpikir Positif Bikin Kamu Lebih Sehat dan Panjang Umur

Pernah nggak sih kamu berpikir kalau kamu kurang aktif dalam menjaga dirimu dan kesehatanmu? Sampai- sampai bikin kamugalau mendadak dan nggak nafsu makan? Pikiran negatif, dalam apapun bentuknya, mempunyai pengaruh  buruk terhadap kesehatanmu. Terutama saat berkaitan dengan pola pikirmu menyangkut gaya hidup sehat dan aktifitas fisik.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim riset dari Universitas Stanford di Amerika Sindikat dan dipublikasikan dalam Health Psychology membuktikan bahwa pola pikir, perasaan, serta keyakinan mempunyai pengaruh penting terhadap kesehatan seseorang. Tim peneliti ini juga menganjurkan agar setiap orang memprioritaskan diri berpikir positif sama halnya seperti berolahraga.

Loading...

“Penemuan kami menunjukkan bahwa pola pikir mempengaruhi pertumbuhan, dalam hal ini, kepercayaan mengenai olahraga yang dapat kita lakukan dibanding dengan orang lain, memegang peranan penting dalam kesehatan,” ujar wakil pimpinan dari tim peneliti asal Stanford, Dr. Alia Crum.

Baca Ini Juga Ya :   Ini 12 Besar Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia 2016, Kampusmu Adakah??

Dalam riset tersebut, mereka menganalisa survei dengan sampel data lebih dari 60. 000 partisipan orang dewasa di Amerika Serikat yang memperlihatkan mereka yang aktifitas fisik, kesehatan, dan latar belakang masing- masing partisipan. Partisipan juga memakai accelerometer, fitur pada handphone cerdas untuk mengukur kecepatan dan aktifitas fisik yang dicoba sepanjang satu minggu beruntun.

Selanjutnya, masing- masing partisipan mendapatkan evaluasi dengan pertanyaan yang sama, “Apakah Anda termasuk yang aktif, kurang aktif, atau cukup aktif dibanding orang lain seusia?”

Tim peneliti juga mengintip data kematian di tahun 2011 atau 21 tahun usai survey dilakukan. Hasil ini mengungkap bahwa 71 persen dari mereka yang menyangka dirinya kurang aktif melakukan aktifitas fisik dibandingkan rekan seusianya mungkin meninggal dalam rentang waktu berikutnya dibandingkan dengan mereka yang merasa jauh lebih aktif.

Baca Ini Juga Ya :   Sering Bingung Kenapa Kamu Terlihat Menarik di Kaca Tapi Jelek di Foto? Ternyata ini Alasannya

Riset ini bukanlah studi pertama Dokter. Crum dalam meyakinkan hubungan antara pola pikir positif dengan umur seorang. Pada 2007, ia melakukan riset yang mengungkap bahwa pola pikir berpengaruh terhadap keputusan seseorang dalam melakukan aktifitas fisik harian. Pola pikir yang positif ini akan berujung memberi dampak positif terhadap kesehatan masing- masing individu.

“Kampanye kesehatan membutuhkan banyak sekali usaha, untuk mengarahkan, memotivasi banyak orang, mengubah perilaku mereka, seperti mengonsumsi makanan sehat, olahraga rutin, dan kurangi stres. Namun, variabel yang paling penting dan kerap dilupakan begitu saja adalah pola pikir mereka terhadap perilaku hidup sehat,” tutur Crum, seperti dikutip dari The Indendent.

Inti dari penelitian ini, penting sekali untuk mengatur pikiranmu untuk selalu positif terhadap tubuhmu. Saat kamu berpikir positif terhadap tubuhmu, kamu akan mempunyai motivasi ekstra dalam menjaganya. Misalnya dengan melakukan aktifitas fisik lebih sering, menjaga pola makan, dan juga pola tidur.

Baca Ini Juga Ya :   10 Cara Keren Miliarder Dunia Menghabiskan Uang Mereka

Sebaliknya, saat kamu hanya berpikir negatif terhadap tubuhmu dan tidak mempunyai keinginan untuk memperbaiki, masalah akan mulai berdatangan. Kamu akan merasa malas untuk beraktifitas fisik, pola makan seenaknya dan tidak peduli dengan waktu istirahat yang kamu perlukan.

Yuk mulai tingkatkan kemampuan kita dalam berpikir positif. Dengan begitu, kita akan menjaga pikiran, hati, dan fisik kita untuk tetap sehat 🙂

Komentar

komentar

Tags:
Loading...