Type to search

Inspiration

Kisah Pemimpin Termiskin Dunia : Gajinya Besar Tapi Digunakan untuk Sedekah. Hidupnya Sangat Sederhana

Kisah Jose Mujica, pemimpin termiskin dunia

Menjadi seorang pemimpin yang bergaji besar tak menjamin seseorang mau hidup bermewah- mewahan dan menikmati hartanya sepuasnya. Kontras dengan mereka yang memilih gaya hidup glamor, ada beberapa orang yang ingin tetap hidup sederhana dan menggunakan sebagian besar penghasilannya untuk bersedekah.

Salah satu sosok sederhana itu adalah Jose Mujica, yang sering disebut juga sebagai pemimpin termiskin di dunia.

Julukan ini melekat erat pada sosoknya selama menjadi presiden Uruguay. Alih- alih bergaya hidup glamour, Jose memilih untuk menggunakan sebagian besar uang yang ia miliki untuk bersedekah dan mensejahterakan rakyat.

 

Masa Lalu sebagai Pemberontak

Salah satu pendorongnya adalah masa lalu Jose Mujica sebagai pemberontak dari kelompok Tupamaros. Saat masih menjadi pemberontak pada 1960 an hingga 1970 an, Jose sempat enam kali ditembak dan dipenjara selama 14 tahun.

Saat bergabung dengan Tupamaros, Jose kerap bergerilya melakukan pemberontakan terhadap penjajah Spanyol. Ia sering merampok sejumlah bank dan membagikan uang hasil rampokan ke rakyat kurang mampu.

Baca Ini Juga Ya :   IPK 3.98, Anak Buruh Bangunan Menjadi Lulusan Terbaik Instiper Yogyakarta

Pemberontakan Tupamaros berakhir saat banyak anggotanya dibunuh dan ditangkap pada 1972. Jose pun berakhir di dalam sel isolasi.

Namun, akhir dari kisah sebagai pemberontak justru membentuk Jose menjadi pribadi yang sangat berhati mulia dan tetap sederhana.

Selama menjabat sebagai presiden Uruguay pada 2010 hingga 2015, Jose hanya menggunakan 10 persen dari total gajinya. Lalu kemana 90 persen dari gajinya?

Ternyata, Jose menggunakan 90 persen gajinya yang senilai 12 ribu dollar AS atau 120 juta, didonasikan untuk kegiatan amal. Donasi ini diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan pengusaha kecil.

 

Gaya Hidup Sederhana

Di awal ia menjabat sebagai presiden Uruguay, Jose hanya mempunyai total kekayaan kurang dari 1000 dollar AS atau kurang dari 10 juta. Lalu pada 2012, total kekayaannya bertambah menjadi 215 ribu dollar AS atau senilai RP 2 miliar.

Baca Ini Juga Ya :   Berkenalan dengan Zahra Butt, Pelatih Tinju Berhijab Pertama di Inggris

Total kekayaan ini pun cukup besar karena ditambahkan sejumlah asset istrinya yang berupa rumah, tanah, dan traktor. Untuk ukuran kepala negara, kekayaan Jose Mujica ini masih terbilang kecil.

Bukan itu saja, demi menikmati hidup sederhananya, Jose juga menolak tinggal di kediaman kepresidenan. Sebagai gantinya, ia memilih tinggal di luar ibu kota di kawasan pertanian.

Usut punya usut, ternyata Jose dan sang istri menanam bunga agar bisa menambah penghasilan hidupnya.

Kisah inspiratif Jose Mujica

Di rumah ini, Jose tidak dijaga ketat oleh pasukan pengamanan presiden. Ia hanya dijaga oleh dua orang polisi dan satu anjing pelacak.

Itulah kenapa Jose Mujica disebut sebagai pemimpin paling miskin dan sederhana di dunia kala itu.

 

Baca Ini Juga Ya :   Usianya Baru 24 Tahun, Pemuda ini Sudah Jadi Doktor Termuda Indonesia

Mundur dari Pemerintahan

Setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden Uruguay, Jose Mujica terpilih menjadi senator. Sayangnya, meski ia menjabat sampai 2022, Jose memutuskan untuk mengundurkan diri pada 16 Agustus silam.

Saat mengundurkan diri dari senator, Jose Mujica menolak menerima uang pensiun. Ia kembali menjadi Jose yang ia inginkan sepenuhnya, menikmati kesederhanaan dan jauh dari kemewahan.

“Hampir seluruh hidup saya habiskan dengan cara seperti ini. Saya bisa hidup baik dengan apa yang saya miliki saat ini,” kata Jose Mujica.

Menurut Jose, ia merasa lebih bisa menikmati kebebasan dalam hidupnya melalui kesederhanaan yang ia terapkan dalam hidup. Ia mengatakan bahwa ia tak perlu kerja keras seumur hidup sebagai budak untuk mempertahankan harta benda. Ia sengaja menikmati kehidupan seperti ini meski sering disebut aneh atau eksentrik.

 

 

 

Komentar

komentar

Tags:

You Might also Like