Type to search

Story

Horor! Kisah Mahasiswa di Cirebon Saat KKN

Beberapa waktu lah sebuah thread di Twitter yang mengangkat tentang kisah KKN sedang naik daun karena kisah horornya. Namun ternyata, kisah horor bertajuk KKN di Desa Penari ini bukan kisah pertama yang berkaitan dengan KKN horor.

Kejadian yang mirip juga pernah dialami oleh mahasiswa Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon pada 2018 silam.

Salah seorang peserta KKN bernama Fani mengaku tak akan pernah melupakan kejadian mengerikan itu. Cerita berawal saat Fani diterjunkan ke desa tersebut. Saat itu Fani ditunjukkan dua rumah untuk disewa.

“Rumah pertama untuk mahasiswa laki-laki dekat balai desa tapi yang perempuan jaraknya jauh dari rumah warga,” kata dia.

Rumah yang ditempati Fani ini dikelilingi pohon bambu. Namun konon masyarakat tersebut meyakini bahwa bambu itu mempunyai misteri tersendiri. Keanehan terjadi saat peserta KKN yang bernama Lastri (bukan nama sebenarnya) diketahui kerap melakukan aktifitas yang aneh.

Baca Ini Juga Ya :   Kisah Miris Cicit RA Kartini, Bekerja Sebagai Tukang Ojek Hingga Tinggal di Rumah Bantuan Pemerintah

Lastri disebut kerap memakan bunga melati dan minum dari botol air khusus.

“Kami sempat mencari tahu tentang Lastri setelah minggu kedua kami diberi tahu kalau air itu diberi keluarganya karena diyakini punya khasiat apa gitu. Kami tetap positif saja karena yang penting kegiatan KKN mahasiswa Cirebon ini lancar,” ujar Fani.

Namun tingkah Lastri semakin mencurigakan. Ia menjadi suka menyendiri dan berkaca di cermin besar.

Di minggu ketiga KKN, tingkah Lastri semakin terlihat mencurigakan. Sat Kamis, malam Jumat Kliwon menjelang maghrib, Lastri tiba- tiba mandi dan keramas.

“Setelah Lastri mandi, saya bersama kawan lain di ruang tengah bersiap untuk salat maghrib. Nah, Lastri setelah keluar dari kamar mandi langsung menuju kamar yang biasanya dijadikan tempat untuk berkaca,” ujar dia.

Teman- teman Lastri pun merasa ada hal yang tidak beres.

Untuk memastikan Lastri baik- baik saja, Fani bersama dua teman lainnya berinisiatif menghampiri kamar Lastri. Kamar Lastri terlihat dalam kondisi sunyi, seperti tidak ada aktifitas di dalamnya.

“Saya buka pintu pelan-pelan melihat Lastri sedang duduk di depan kaca sambil membelai rambutnya tanpa suara dan pandangannya kosong,” kata dia.

Tak lama kemudian, Lastri mengalami aktifitas aneh yang diduga kerasukan. Melihat kondisi ini, Fani dan teman- teman pun meminta pertolongan. Lastri bisa tenang dari kehebohannya setelah kedatangan kelompok KKN laki- laki dan warga desa.

“Kalau kata Pak Kiai desa bilangnya kejadian ini berawal dari Lastri yang punya kebiasaan tak lazim sehingga mengundang makhluk halus hadir di rumah yang kami sewa ini,” ujar dia.

Setelah disembuhkan Lastri kemudian diantarkan pulang untuk mendapatkan perawatan dari keluarga.

Baca Ini Juga Ya :   Viral! Perjuangan Mahasiswi Melawan Kanker Ganas Hingga Berhasil Wisuda

Cerita Horor Berawal dari Tindakan Kita Sendiri

Jika mendengar cerita sebelumnya dan juga secuil kisah ini, keduanya bermuara pada satu kesimpulan, yaitu berada dimanapun kita, wajib untuk menjaga adab dan sopan santun. Jangan melakukan tindakan aneh- aneh atau perilaku bisa membuat penghuni lokal merasa tidak nyaman atau terganggu.

Penghuni lokal bukan berarti hanya warga masyarakat nya, melainkan juga mereka yang tidak terlihat. Meskipun hal- hal spiritual seperti ini sulit untuk diterjemahkan secara logika, namun percayalah bahwa mereka benar- benar ada. Tidak jarang, mereka turut mengamati kita.

*Sah, Sumber: Liputan6.com/Panji Prayitno

Komentar

komentar

Tags:

You Might also Like