Type to search

Health & Beauty

Hati- hati! Makan Terlalu Cepat Berbahaya untuk Kesehatan

Mungkin kita sering mendengar petuah dari orangtua untuk tidak lambat dalam hal menyantap makanan. Tujuannya adalah agar kita fokus pada makanan kita saat sedang makan, dan menunda hal lain terlebih dulu.

Namun, jangan mentah- mentah menelan nasehat ini dengan makan terburu- buru. Kenyataannya, kebiasaan makan yang baik justru makan dengan menikmatinya secara perlahan, bukan melahapnya dengan cepat- cepat.

Sebuah studi yang dilakukan oleh American Heart Association juga mengungkap bahwa kebiasaan makan terlalu cepat ini dapat meningkatkan berbagai resiko kesehatan. Apa saja? Yuk kita simak bersama :

Tersedak

Tersedak adalah resiko pertama yang bisa Anda alami saat makan terlalu cepat. Ini terjadi lantaran makanan tidak terkunyah dengan sempurna. Meski tersedak kerap menjadi kejadian yang umum, sebaiknya kita tidak menyepelekan masalah ini. Pasalnya, makanan yang tersangkut di kerongkongan dapat menghambat saluran nafas dan bisa mengakibatkan kesulitan untuk bernafas.

Baca Ini Juga Ya :   Bikin Ngiler! Ini Dia 13 Makanan dan Minuman Paling Instagramable Sepanjang Masa
Loading...

Gangguan Sistem Pencernaan

Makan terlalu cepat juga dikaitkan dengan masalah pada sistem pencernaan. Makanan yang belum terkunyah secara sempurna akan membuat kerja lambung menjadi lebih berat dalam mencerna. Kondisi ini dapat memicu munculnya gastritis, refluks, dan radang lambung. Penderita juga bisa merasa perut terasa begah atau kembung, dan bahkan sensasi seperti terbakar.

Makan terlalu cepat tidak baik untuk sistem pencernaan

Resiko Sariawan

Melahap makanan terlalu cepat juga dapat membuat lidah maupun bibir beresiko ikut tergigit. Apakah kamu pernah terjebak dalam kejadian ini? Jika iya, maka resiko munculnya sariawan akan sering mengintaimu.

Meningkatkan Sindrom Metabolik

Resiko lain yang mengintai adalah meningkatnya sindrom metabolik yang menjadi cikal bakal penyakit serius, seperti jantung, stroke, dan diabetes. Menurut penelitian, kebiasaan makan cepat mempunya resiko mengidap sindrom ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang makan secara perlahan. Makan dengan cepat juga meningkatkan produksi glukosa dalam jumlah besar sehingga bersiko mengalami resistensi insulin dan berakibat tubuh kesulitan mengendalikan kadar gula darah.

Baca Ini Juga Ya :   5 Makanan Ajaib Ini Terbukti Dapat Mencegah Penyakit Jantung

Resiko Obesitas

Setiap tubuh mempunyai hormon yang memberikan isyarat kenyang. Namun, hormon membutuhkan waktu kurang lebih 10-20 menit untuk menyampaikan isyarat ini ke otak. Nah, pemberian isyarat ini bisa kacau untuk mereka yang makan terlalu cepat dimana mereka cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah yang berlebihan sampai isyarat itu dikirimkan. Hal ini bisa mengakibatkan kalori lebih banyak menumpuk dan mengakibatkan peningkatan berat badan secara drastis dan meningkatkan resiko obesitas.

Kalau kamu sendiri bagaimana? Apakah kamu termasuk kelompok makan cepat atau lambat?

Komentar

komentar

Tags:
Loading...