Type to search

Health & Beauty

Awas! Terlalu Sering Sendiri & Melakukan 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Otak Rusak

Kita mungkin sudah berupaya melakukan berbagai hal untuk menghindarkan otak kita dari kerusakan kecil karena kebiasaan sehari- hari. Misalnya saja dengan mengurangi intensitas memakai headphone bersuara kencang.

Namun siapa sangka, beragam penyakit otak rusak, seperti stroke, demensia, dan Alzheimer seringkali dipicu oleh kebiasaan tidak sehat untuk otak. Dan sering tidak sadar, kebiasaan buruk ini menjadi bagian dari kehidupan kita sehari- hari.

Untuk menghindari resiko kerusakan otak, cobalah untuk mengurangi atau sebisa mungkin menghentikan kebiasaan buruk ini. Berikut ini adalah berbagai kebiasaan yang harus kamu hindari untuk mengurangi resiko kerusakan otak :

1. Menyelimuti kepala saat tidur

Beberapa orang merasa lebih nyaman menyelimuti kepala mereka saat tidur. Sayangnya, ini adalah salah satu kebiasaan yang kurang baik untuk otak. Saat kamu menutup kepala ini, kamu akan meningkatkan konsumsi karbon dioksida dan menghambat masuknya oksigen. Kekurangan oksigen dapat merusak sel- sel otak.

Loading...

2. Kurang mendapatkan sinar matahari

Tidak semua orang nyaman dengan aktifitas di luar ruangan. Beberapa justru menikmati zona nyaman di kamar nan gelap. Padahal, kurang mendapat sinar matahari ini sering dikaitkan dengan kondisi depresi pada seseorang.

Kurang mendapatkan sinar matahari juga bisa memperlambat fungsi otak. Sebuah studi mengungkap bahwa sinar matahari dapat memaksimalkan fungsi kerja otak seseorang.

Baca Ini Juga Ya :   Curhatan Gadis yang Suka Menggunakan Vape ini Bikin Kita Ngeri

3. Konsumsi gula dan garam terlalu banyak

Ada batas maksimal untuk mengkonsumsi setiap hal, termasuk gula dan garam tentunya. Konsumsi gula berlebih bisa mengganggu kemampuan tubuh dalam menyerap zat gizi. Hal ini mengakibatkan nutrisi yang sampai ke otak juga terhambat perkembangannya.

Sedangkan konsumsi garam berlebihan dapat memicu kenaikan tekanan darah. Jika kebiasaan ini tidak dihentikan, resiko seseorang mengalami penyakit stroke semakin tinggi.

4. Kepala sering terbentur saat berolahraga

Berhati- hatilah saat melakukan aktifitas fisik. Luka saat berolahraga seperti benturan di kepala dapat meningkatkan resiko gangguan kognitif, gangguan mood, sakit kepala, gangguan berbicara, dan perilaku agresif.

Begitu terjadi benturan kepala yang membuatmu sakit kepala atau sempat membuatmu terguncang, cobalah temui dokter untuk memastikan tidak ada luka dalam yang serius.

Baca Ini Juga Ya :   Hati- hati, Kebiasaan Buruk ini Ternyata Bisa Picu Kulit Kusam

5. Terlalu banyak konsumsi junk food

Orang yang mengkonsumsi junk food cenderung mempunyai otak dengan masalah daya ingat dan fokus dalam belajar. Sebaliknya, mereka yang suka makanan sehat seperti biji- bijian utuh dan sayuran hijau punya kemampuan lebih baik dalam menjaga fungsi otak mereka.

Apakah kamu penggemar junk food? Cobalah untuk mulai mengonsumsi makanan yang lebih sehat.

6. Kurang tidur

Kurang tidur, bahkan satu malam saja bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam mencerna informasi. Dampaknya, kamu akan merasa ngantuk sepanjang hari, kurang fokus, depresi, dan bahkan mengalami gangguan daya ingat.

7. Menggunakan headphone dengan volume keras

Otak adalah organ yang bertugas memahami suara di sekitar kita. Jika kita memberi tekanan berlebih untuk otak, tentu organ ini juga rentan mengalami kerusakan.

Penggunaan headphone dengan volume keras juga beresiko merusak kemampuan pendengaran secara permanen. Kebiasaan ini juga memicu masalah otak seperti menurunnya daya ingat dan kerusakan pada jaringan otak.

Baca Ini Juga Ya :   Hati- hati! Makan Terlalu Cepat Berbahaya untuk Kesehatan

8. Merokok

Merokok bukan hanya buruk untuk kesehatan, namun juga memicu kerusakan otak. Perokok akan mengalami resiko demensia hingga dua kali lipat serta gangguan daya ingat. Merokok juga memicu tekanan darah tinggi, diabetes, stroke, gangguan pernafasan, dan penyakit jantung.

9. Terlalu sering sendirian

Ada banyak orang yang lebih suka menjadi seorang penyendiri. Namun siapa sangka, terlalu sering menghabiskan waktu sendirian tanpa aktifitas apapun justru memicu kerusakan otak.

Mereka yang lebih produktif dan meluangkan waktu untuk bahagia dengan sedikit teman justru mempunyai resiko kerusakan otak lebih rendah.

Meski berkomunikasi dengan orang lain tidak selalu membuatmu nyaman, sesekali cobalah untuk meluangkan waktu ngopi bersama teman atau keluarga dan memulai obrolan kecil yang bermanfaat untuk mental dan otak.

Kamu juga perlu tetap menjaga produktifitas dengan melakukan aktifitas favoritmu, seperti menulis atau berkebun.

Dari 8 kebiasaan buruk ini, mana saja yang sering kamu lakukan? Semoga kamu dapat menguranginya atau bahkan menghilangkannya ya 🙂

Komentar

komentar

Loading...