Type to search

Health & Beauty

Wanita Perlu Tahu, Cara Memilih Celana Dalam yang Benar agar Aman dari Bakteri

Cara memilih celana dalam yang sehat
Share :

Cara memilih celana dalam yang benar berkaitan erat dengan kesehatan organ reproduksi wanita. Selain itu, celana dalam yang tepat dan higienis juga membuat wanita nyaman dalam beraktivitas seharian.

Namun, bagaimana sih cara memilih celana dalam yang tepat? Apakah selama ini kita sudah melakukannya? Atau sebaliknya, melakukan praktek yang salah dalam menjaga daerah kewanitaan mendapatkan sirkulasi udara yang lancar.

Di artikel kali ini, HaloGeet.com akan memberikan beberapa tips untuk para ladies dalam memilih celana dalam yang sehat untuk organ kewanitaan.

Cara Sehat Memilih Celana Dalam agar Terhindar dari Kuman dan Bakteri

Dr. Octavia M. Cannon, MD, seorang dokter kandungan dan kebidanan asal Charlotte, Amerika Serikat, memberikan 6 tips penting dalam memilih celana dalam. Dengan tips ini, perempuan akan terhindar dari masalah kesehatan di kemudian hari :

Baca Ini Juga Ya :   Di Usia 30-an, Perempuan Harus Sudah Mengetahui 20 Hal Ini

1. Pilih celana dalam berbahan katun

Dibandingkan dengan sutera atau bahan lainnya, katun adalah bahan yang lebih baik untuk celana dalam. Jenis bahan ini menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik, sehingga bisa mencegah serangan bakteri dan infeksi.

2. Hindari celana dalam bertali

Menggunakan lingerie memang terlihat seksi dan meningkatkan gairah. Namun, celana bertali seperti lingerie sebaliknya tidak sering digunakan karena meningkatkan resiko kesehatan.

Menurut Cannon, celana dalam bertali bisa menyebabkan bakteri Escherichia coli lebih mudah menyebar di area kewanitaan.

“Bayangkan di mana tali celana dalam itu berada ketika kamu sedang duduk,” ucap Cannon.

Namun jika kamu termasuk penyuka lingerie, pemakaian terbaik adalah di malam hari agar tubuh mendapatkan ruang dan udara bebas.

3. Berganti celana usia berolahraga

Setelah berolahraga, rasa lelah dan penuh pekat pasti sangat terasa di tubuh kita. Untuk benar- benar bersih dan terbebas dari bakteri, kamu disarankan untuk mandi dan berganti celana dalam.

Terlebih alat- alat olahraga kerap disebut sebagai sarang bakteri. Dengan mandi dan berganti celana, ini akan melancarkan kembali sirkulasi udara di area kewanitaan. Wanita akan terhindar dari jamur dan bakteri yang suka lingkungan hangat, lembab, dan gelap.

Baca Ini Juga Ya :   Wanita Lebih Cepat Tua dari Pria, Mitos atau Fakta? Ini Faktanya..

4. Detergen tanpa wewangian

Detergen wangi banyak digunakan untuk berbagai alasan. Salah satunya, pakaian yang wangi dianggap lebih bersih dan bebas dari bakteri penyebab bau apek.

Kenyataannya, wewangian kadang bisa membuat daerah kewanitaan teriritasi. Maka dari itu, khususnya untuk pakaian dalam, lebih disarankan untuk memakai detergen tanpa wewangian agar lebih aman untuk kulit.

Loading...
Tidak memakai celana dalam lebih sehat, benarkah?

5. Hindari celana dalam yang sempit

Jika Celana dalam sudah tidak bisa melewati paha, jangan dipaksakan. Celana dalam yang sudah tidak muat tidak baik untuk kesehatan.

“Jika celana dalam kamu meninggalkan bekas pada kulit, yang berisiko terkena infeksi daerah kewanitaan dan ruam,” ungkapnya.

6. Jangan gunakan celana dalam berkali- kali

Celana dalam harus digunakan sekali dan diganti. Setelah digunakan, pastikan untuk tidak digunakan kembali sebelum benar- benar dicuci bersih.

Celana dalam yang digunakan berulang tanpa dicuci justru akan menimbulkan berbagai resiko kesehatan, terutama untuk organ kewanitaan.

Baca Ini Juga Ya :   6 Nutrisi Sehat untuk Bikin Kulit Kamu Kencang dan Awet Muda Alami. Nggak Perlu Pakai Suntik dan Obat!

Kesimpulan

Memilih celana dalam dan tahu cara menggunakannya dengan baik sangat penting untuk menjaga area kewanitaan tetap sehat. Dengan menjaganya tetap sehat, maka kita bisa menikmati hidup yang berkualitas.

Semoga tips memilih celana dalam ini yang sehat ini bermanfaat untukmu ya, ladies! Selamat menerapkan 🙂


Share :

Komentar

komentar

Tags:
Loading...