Type to search

Story

Makna dan Cerita di Balik Tradisi Lempar Bunga Pengantin di Pernikahan

Arti, sejarah, mitos tradisi lempar bunga pengantin

Saat menghadiri acara pernikahan sahabat, tradisi lempar bunga pengantin biasanya menjadi salah satu momen yang paling dinanti. Di acara ini, pengantin akan melempar buket bunga yang mereka gunakan dalam acara pernikahan, dan sosok yang beruntung akan menerima buket bunga ini.

Tradisi lempar buket pengantin bukan hanya momen yang indah secara visual tetapi juga sarat dengan cerita emosional yang melibatkan sejarah dan simbolisme. Selain itu, tidak sedikit yang percaya bahwa mereka yang menerima buket bunga ini akan menjadi sosok selanjutnya yang menuju pelaminan. Benarkah begitu?

Sejarah & Asal Usul Lempar Bunga Pengantin

Setiap tradisi memiliki cerita unik di baliknya. Hal ini termasuk dalam tradisi lempar bunga pengantin. Dalam beberapa kisah, lempar bunga ini diyakini berasal dari tradisi Romawi kuno.

Di tradisi Romawi kuno, pengantin wanita akan melemparkan potongan pakaian mereka kepada para tamu sebagai tanda kesuksesan dalam pernikahan. Tradisi ini mengandung makna kemurahan hati dan harapan bahwa kebahagiaan mereka akan menular kepada orang lain.

Seiring berjalannya waktu, tradisi ini mengalami pergeseran Potongan pakaian digantikan oleh bunga, menciptakan simbolisme yang lebih indah dan universal. Bunga, dengan keindahan dan harumnya, menjadi representasi cinta dan kebahagiaan dalam pernikahan.

Dengan pergeseran ini, tradisi lempar buket pengantin menjadi lebih populer dan berkembang menjadi bagian integral dari upacara pernikahan. Setiap lemparan bunga pengantin juga membawa pesan mendalam dan membawa sukacita.

Baca Juga :  15 Tahun Jadi GM Bergaji 100 Juta, Nasib Mualaf ini Berubah 180 Derajat Setelah Melarat, 2 Kali Cerai dan Banting Setir Menjadi Pedagang Es Cincau

Makna di Balik Tradisi Lempar Bunga Pengantin

Buket bunga pengantin

Tradisi lempar bunga pengantin memiliki makna yang mendalam dalam konteks pernikahan. Pengantin wanita akan dengan penuh sukacita melemparkan bunga tersebut. Secara simbolis, lemparan bunga oleh pengantin wanita melambangkan kebahagiaan, cinta, dan harapan.

Tidak sedikit yang meyakini kalau tindakan ini akan membawa keberuntungan untuk wanita yang berhasil menangkap bunga pengantin. Momen ini juga menunjukkan kemurahan hati dan kegembiraan dari pengantin wanita yang berbagi kebahagian dengan para tamu pernikahan. Dengan begitu, lempar bunga pengantin bukan hanya aksi seremonial, tetapi juga cara yang indah untuk melibatkan para tamu dalam kegembiraan pernikahan.

Mitos dalam Lempar Bunga Pengantin : Siapa yang Selanjutnya yang Akan Menikah?

Salah satu hal yang membuat tradisi ini semakin menarik adalah mitos yang mengiringinya. Salah satu mitos dalam lempar bunga pengantin adalah keyakinan bahwa wanita yang berhasil menangkap bunga akan menjadi pengantin berikutnya.

Meskipun terdengar seperti ramalan menyenangkan, mitos ini pada dasarnya bertujuan menyebarkan energi positif. Maksud dalam mitos ini berkaitan dengan harapan dan impian bahwa keberuntungan pernikahan akan menyebar kepada mereka yang merasakannya.

Sementara bagi beberapa orang ini hanya hiburan, bagi yang lain, hal ini dapat menambahkan elemen ketegangan dan kegembiraan pada momen lempar bunga. Beberapa pasangan bahkan memilih untuk merencanakan secara khusus siapa yang akan menangkap bunga untuk merayakan momen khusus ini bersama.

Ada juga mitos yang menyebut jika melemparkan bunga ke belakang tanpa melihat akan membawa keberuntungan ekstra. Tentu saja mitos ini akan membuat para tamu semakin bersemangat untuk memperebutkan bunga pengantin dan berharap mendapatkan keberuntungan pernikahan dalam waktu dekat.

Mitos-mitos ini, meskipun mungkin hanya cerita rakyat dan narasi. Kendati begitu, mitos ini membuat tradisi melempar bunga pengantin menjadi lebih menarik dan indah.

Baca Juga :  Potret Orang Terkaya di Indonesia. Nggak Gengsi Makan Tahu Pong di Warung Sederhana Semarang

Tips Praktis untuk Tradisi Lempar Bunga Pengantin yang Sukses

Setelah mengetahui asal- usul dan makna dari tradisi lempar bunga pengantin, kini saatnya mempersiapkan tradisi ini dengan persiapan yang matang.

1. Pilih Bunga Pengantin yang Tepat

Pertama-tama, pilihlah bunga yang sesuai untuk tradisi ini. Pastikan buket bunga ini mudah dipegang dan dilempar, dan juga tahan terhadap pengaruh cuaca. Mungkin Anda ingin memilih bunga yang mencerminkan tema pernikahan atau bunga favorit Anda.

2. Koordinasikan dengan Fotografer

Bekerjasamalah dengan fotografer pernikahan untuk memastikan momen lempar bunga berlangsung dengan khidmat dan teratur. Fotografer juga bisa memberikan saran tentang pencahayaan dan posisi yang optimal untuk mendapatkan gambar yang indah dan penuh emosi.

3. Tentukan Momen yang Tepat

Pilih waktu yang tepat untuk melakukan lempar bunga. Sebagian besar pasangan memilih untuk melakukannya setelah upacara pernikahan resmi atau selama resepsi. Pastikan para tamu sudah siap dan memiliki kamera atau ponsel mereka untuk mengabadikan momen indah ini.

4. Libatkan Semua Tamu Wanita

Buat momen lempar bunga lebih menyenangkan dengan melibatkan semua tamu wanita, bukan hanya para lajang. Ini dapat menciptakan atmosfer yang lebih inklusif dan menghangatkan suasana. Pengantin juga bisa memberikan hadiah kecil untuk wanita yang berhasil menangkap bunga agar semua menjadi lebih bersemangat.

5. Jadikan Acara Berkesan

Terakhir, pastikan momen lempar bunga pengantin menjadi acara berkesan. Kamu bisa memilih musik yang sesuai atau bahkan menambahkan elemen khusus seperti latar belakang bunga-bunga untuk membuat acara ini semakin manis dan menjadi kenangan indah.

Baca Juga :  Viral! Kisah Pemilik Kontrakan Gratiskan Sewa karena Wabah Corona

Comments

comments

Tags:
0 Shares
Share via
Copy link
Powered by Social Snap