Type to search

Hubungan

Cegah Sebelum Terlambat, 5 Alasan Psikologis Pasangan Nekat Selingkuh

Alasan psikologis mengapa seseorang selingkuh

Ada berbagai alasan selingkuh yang kerap pasangan utarakan. Apapun itu, tentu saja tidak dibenarkan. Pasalnya, menjadi korban perselingkuhan itu teramat menyakitkan. Tak seorangpun ingin menjadi korban, baik perempuan maupun laki- laki.

Di satu sisi, banyak yang merasa sudah melakukan segalanya untuk menjaga hubungan. Lalu apa yang sebenarnya menyebabkan seseorang tetap nekat selingkuh?

Alasan Psikologis yang Mendorong Seseorang Selingkuh

Tanda pasangan selingkuh

Saat pasangan terpergok selingkuh, dunia rasanya runtuh. Sulit untuk mempertahankan hubungan dan menaruh kepercayaan lagi.

Menurut laman Brightside.me, ternyata ada banyak penelitian ilmiah yang mencoba mempelajari topik ini. Menurut penelitian, salah satu faktor pasangan selingkuh adalah faktor psikologis. Apa saja? Simak rangkuman Halo Geet berikut ini ya : 

1. Kurang Bergairah dalam Sebuah Hubungan

Kurang bergairah dalam hubungan sering menjadi alasan umum seseorang berselingkuh. Jika kamu merasa punya hubungan emosional yang erat dengan pasangan, tapi selalu merasa kekurangan gairah, hubungan ini bisa berakhir dengan perselingkuhan.

Untuk menghindarinya, carilah waktu yang tepat untuk berbicara dengan pasangan tentang kebutuhanmu. Bicarakan secara terbuka tentang apa yang kamu butuhkan dari pasangan dan bagaimana kalian membuat hubungan kalian menjadi lebih bergairah.

2. Kurangnya Kepuasan Emosional

Hubungan menjadi tidak aman saat pasangan tidak saling merasakan keintiman emosional. Kamu atau pasangan mungkin saja mengalami depresi dan mulai mencari sumber kebahagiaan lain.

Dalam situasi ini, akan lebih besar peluang untuk berselingkuh. Untuk mengatasinya, kamu dan pasangan harus mencoba memecahkan masalah bersama. Jika salah satu diantara kalian terlalu sibuk sampai hilangnya koneksi dengan pasangan, jangan biarkan ini berlarut- larut.

Cobalah menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.

Baca Juga :  Kepanjangan LDR & Tips Ampuh Langgeng dalam Hubungan Jarak Jauh

3. Hubungan Terlalu Datar

Hubungan yang terlalu datar mungkin terlihat baik- baik saja dari luar. Tapi situasi seperti ini cenderung membosankan dan mendorong seseorang untuk mencari pengalaman yang berbeda.

Jika saat ini kamu merasa hubungannya seperti ini, jangan membiarkannya terlalu lama. Ini adalah sinyal kalau kamu perlu memperbaiki hubunganmu.

Ajak pasangan untuk melakukan kegiatan baru yang membuat kalimat terlibat lebih banyak komunikasi dan menyelesaikan masalah. Kamu juga bisa memercikkan sedikit ‘api’ dalam hubungan.

Resikonya, hal ini bisa membuat drama yang mengejutkan. Petualangan baru memang perlu hadir, tapi tetaplah berhati- hati.

4. Memang Tidak Mampu Berkomitmen

Via Freepik

Menjalin hubungan sejatinya adalah keberanian untuk berkomitmen. Namun sayangnya, tidak semuaorang bersungguh- sungguh dalam memegang komitmen. Beberapa orang merasa hubungan bukan berarti hanya mempunyai satu pasangan.

Untuk menghindari sakit hati, memang sebaiknya menghindari hubungan yang tidak sehat di awal. Jika nekat, bersiaplah menerima fakta tentang adanya kalau ada orang ketiga, keempat dan seterusnya.

5. Ingin Merasakan Pengalaman Baru

Alasan psikologis selanjutnya mengapa seseorang selingkuh adalah tidak tahan untuk mencoba pengalaman baru. Awalnya mungkin iseng dan penasaran, kemudian berlanjut ingin mewujudkan rasa penasarannya.

Jika seseorang tidak bisa menahan diri dan terus mengikuti rasa penasarannya, hubungan bisa terancam hancur berantakan.

Pentingnya Merawat Hubungan Karena Banyaknya Godaan

Dalam hubungan, komitmen dan kesetiaan sangat penting. Saat hubungan berlangsung lama, kita mungkin sempat merasa jenuh dan merasa butuh tantangan baru. Sebenarnya ini adalah hal normal.

Baca Juga :  Harus Kuat! Ini Dia 10 Godaan yang Akan Kamu Alami Menjelang Pernikahan

Tapi menjadi tidak benar saat ‘tantangan’ yang kita ikuti adalah yang berdampak pada mengingkari komitmen yang kita buat sebelumnya. Jadi, apapun alasannya, selingkuh tidaklah dibenarkan.

Jika memang merasa sudah tidak nyaman dan tidak cinta, alih- alih mencari tantang yang berujung menyakiti pasangan, lebih baik bicarakan baik- baik dan temukan solusi. Mungkin saja kalian hanya butuh aktivitas baru, dan melakukan kegiatan berbeda. Atau mungkin sudah saatnya mengakhiri hubungan?

Apapun itu, komunikasikan dengan baik bersama pasangan ya!

Comments

comments

Tags:
0 Shares
Share via
Copy link
Powered by Social Snap