LOADING

Type to search

Pengembangan Diri

Mengenal Kepribadian Introvert, Ciri- ciri & Tips Menghadapinya

Ciri- ciri kepribadian introvert
Bagikan

Ada banyak cerita tentang kepribadian si introvert. Mereka sering disebut sebagai sosok yang misterius karena tidak begitu suka berinteraksi. Ya, tipe kepribadian ini lebih bisa menemukan ketentraman hati mereka dalam banyak ketenangan.

Kepribadian introvert ini memang selalu menarik untuk kita kupas. Dalam artikel ini, HaloGeet.com akan mengulas lebih lengkap tentang apa itu kepribadian introvert dan bagaimana ciri- ciri nya. Yuk kita simak bersama!

Apa itu Kepribadian Introvert?

Selain kepribadian ekstrovert dan ambivert, kita juga mengenal adanya seorang introvert. Introvert adalah sebuah tipe kepribadian yang sering disalah artikan sebagai pemalu. Kenyataannya, pemalu dan introvert tidaklah sama.

Seseorang dengan karakter pemalu cenderung merasa khawatir atau tidak nyaman saat berada dalam situasi sosial tertentu, terutama saat harus berinteraksi dengan orang yang tidak ia kenal.

Pemalu juga termasuk salah satu gangguan kecemasan sosial, meski masih termasuk kategori ringan.

Sebaliknya, seorang introvert adalah tipe kepribadian yang lebih suka menyendiri untuk mengumpulkan energinya kembali. Sebenarnya mereka tidak ada masalah jika harus berada dalam situasi sosial, namun ini akan menyedot banyak energinya.

Introvert adalah kepribadian yang bertolak belakang dengan kepribadian ekstrovert. Ekstrovert adalah sosok yang suka terlibat dalam situasi sosial dan mempunyai energi penuh untuk melakukan hal tersebut.

Ciri- ciri Orang dengan Kepribadian Introvert

Pada dasarnya setiap orang mempunyai elemen introvert dan ekstrovert dalam diri masing- masng. Hanya saja, sebagian orang lebih didominasi oleh kepribadian introvert atau ekstrovert dalam porsi yang besar.

Mengenali kepribadian diri apakah termasuk introvert atau ekstrovert sangatlah penting. Karena dengan mengenali diri sendiri, kita menjadi lebih efektif dalam mendapatkan dan memfokuskan energi yang kita miliki dengan cara yang tepat.

Untuk mengetahui apakah kamu termasuk sosok introvert, berikut adalah ciri- ciri yang bisa kamu lihat :

1. Energi mudah terkuras saat menghabiskan waktu dengan banyak orang

Introvert tidak benar- benar mempunyai masalah jika harus berinteraksi dalam situasi sosial. Hanya saja, jika interaksi ini menghabiskan waktu dengan orang lain terlalu lama, energinya akan terkuras habis. Terlebih jika harus berinteraksi dengan banyak orang dalam satu waktu.

Berbeda dengan orang berkepribadian ekstrovert, mereka justru mendapatkan banyak energi saat bertemu dengan banyak orang.

Untuk mengembalikan energi si introvert, mereka harus menghabiskan banyak waktu sendiri untuk mendapatkan energinya kembali.

2. Senang menghabiskan waktu sendiri

Sebagian orang mungkin berpikir kalau orang yang suka menyendiri berarti mempunyai kepribadian yang tidak menyenangkan. Mereka dianggap kerap murung atau bersedih.

Padahal untuk seorang introvert, kebahagiaan mereka diperoleh dari menghabiskan waktu sendiri. Entah itu untuk mendengarkan musik seharian, nonton drakor, atau menikmati jalan- jalan sore sendiri.

Bukan berarti introvert ini akan menyendiri selama 24 jam. Namun, meluangkan waktu sendiri akan membantu mereka mengisi ulang energi positifnya.

3. Sedikit teman, tapi berkualitas

Banyak juga yang menyalah artikan introvert sebagai sosok yang tidak suka bergaul, sehingga mempunyai sedikit teman dekat. Kenyataannya, mereka memang tetap suka berinteraksi dengan orang lain, namun dengan sedikit teman dekat.

Meski jumlahnya sedikit, kelompok teman yang dimiliki introvert cenderung sangat berkualitas. Pasalnya, mereka memang tidak mudah mempercayai seorang teman. Namun begitu mempercayainya, mereka adalah teman yang selalu dijaga oleh si introvert tersebut.

Baca Juga :  Ciri Lingkungan Kerja Toxic : Ada Surga Gosip sampai Atasan Gila Hormat

4. Gampang terdistraksi

Karena lebih suka menghabiskan waktu sendiri, para introvert kerap kewalahan saat harus berada dalam keramaian dan bertemu banyak orang. Tidak heran, mereka menjadi mudah terdistraksi.

Introvert sering kesulitan berkonsentrasi saat melakukan tugasnya dikelilingi banyak orang. Untuk bisa fokus, orang dengan kelompok kepribadian ini lebih suka berada di tempat sepi dan minim gangguan.

5. Menyukai Observasi sebagai Cara Belajar

Berbeda dengan para ekstrover yang lebih suka praktek langsung saat belajar, para introvert suka melakukan observasi lebih dulu. Mereka cenderung mempelajari lebih dulu sebelum mempraktekkannya secara langsung.

Tidak jarang, mereka akan melihat orang lain melakukannya berulang kali, sampai yakin untuk meniru dan melakukannya sendiri. Untuk latihan, tipe kepribadian ini juga lebih suka melakukannya di tempat yang tenang dan tidak melibatkan banyak orang.

6. Lebih sadar tentang dirinya sendiri

Karena kesukaannya mengamati dan menikmati waktu bersama dirinya sendiri, sosok kepribadian ini cenderung lebih sadar dan memahami karakter dirinya. Mereka adalah tipe orang yang suka menyelami pikiran dan perasaan mereka sendiri, sehingga bisa lebih banyak belajar berbagai hal yang berkaitan dengan dirinya.

Misalnya saja, orang berkepribadian introvert senang untuk mencoba berbagai hobi untuk mengetahui mana yang lebih mereka sukai. Mereka juga senang memikirkan hidup yang sedang dan akan mereka jalani.

7. Lebih produktif bekerja sendiri

Sendirian adalah waktu yang penting untuk seorang introvert dimana mereka bisa merasa tenang dan produktif dalam melakukan aktivitas mereka. Saat sendirian ini lah, mereka bisa berpikir kreatif dan orisinil.

Tentu ini adalah kebalikannya dari si ekstrovert yang gampang bosan dan tidak produktif saat sendirian.

8. Imajinatif

Tipe kepribadian ini juga dikenal sebagai sosok yang imajinatif. Mereka sering terlihat melamun, bahkan saat bersama dengan orang lain.

Ini karena mereka seperti mempunyai dunia mereka sendiri dimana pikiran mereka bisa berkhayal tentang banyak hal yang unik dan menarik.

9. Tidak suka basa- basi

Basa- basi sama sekali bukan keahlian mereka. Bukan berarti pendiam, mereka hanya tidak suka dengan pembicaraan dengan topik yang mendalam atau abstrak.

Meski begitu, sebenarnya ada banyak menarik yang bisa didiskusikan dengan si kepribadian introvert karena mereka adalah sosok yang imajinatif dan suka belajar.

10. Tidak suka menjadi pusat perhatian

Kebanyakan orang dengan kepribadian ini adalah mereka yang tidak suka berbicara di depan orang. Bukan berarti mereka tidak berani menerima tantangan terkait hal tersebut. Hanya saja, ini bukan hal yang mereka sukai.

Meski begitu, ada banyak pemain sandiwara dan juga pemimpin perusahaan yang mempunyai kepribadian introvert. Dan tentu saja, sesuai kebutuhan dan kapabilitas mereka, mereka akan berbicara dengan penuh percaya diri.

Fakta menariknya, 40% pemilik usaha di dunia ini adalah mereka yang mempunyai kepribadian introvert lho!

11. Pendengar yang baik

Tipe kepribadian ini adalah teman curhat yang menyenangkan. Mereka akan menjadi pendengar yang baik, sekaligus menjaga curhatan temannya untuk tetap berada di tempatnya.

Selain itu, sosoknya yang simpatik juga membuat orang- orang nyaman untuk berbagi cerita dengan mereka.

Baca Juga :  Memaafkan Memang Tidak Bisa Mengubah Masa Lalu, Namun Bisa Mengobati Luka

12. Tipe kritis dalam memproses informasi

Introvert memang kerap disalahartikan sebagai sosok pendiam dan membosankan saat diajak ngobrol. Ini mungkin terjadi karena sosoknya yang membutuhkan waktu dalam menganalisa informasi dari sudut pandang berbeda- beda.

Tidak heran, dalam pekerjaan mereka kerap menjadi sosok yang kritis dalam memproses informasi.

13. Lebih suka menulis daripada berbicara

Ya, mereka memang lebih suka untuk menuliskan apa yang mereka pikirkan daripada mengatakannya secara langsung. Ini masih berkaitan dengan poin 12 dimana tipe kepribadian ini membutuhkan waktu dalam memproses informasi.

Dengan menuliskannya, mereka dapat memikirkan lebih dulu apa yang ingin dibahas. Itulah kenapa banyak penulis ternama mempunyai kepribadian introvert yang dominan.

14. Penuh komitmen

Karena kepribadiannya yang pembelajaran dan disiplin, kepribadian introvert cenderung mudah mencapai target sasaran apapun. Mereka juga mempunyai pendirian yang kuat.

Saat berada dalam lingkungan kerja toxic misalnya, mereka bisa tidak terpengaruh dan tetap fokus dengan misinya. 

15. Bisa dipercaya

Sosok introversion terkenal dapat menyimpan rahasia dengan baik. Mereka mempunyai karakteristik yang peduli dengan orang lain dan mereka mengerti betapa tidak mudahnya menemukan seseorang yang bisa kita percayai.

16. Detail pada hal kecil

Apakah kamu sering menyadari detail kecil yang umumnya tidak orang lihat?

Seorang introvert kerap merasa kewalahan dengan berbagai stimulus yang ia peroleh dari lingkungan sekitarnya. Ini lah salah satu alasan mengapa orang dengan kepribadian ini sangat peka dengan detail kecil yang sering orang lewatkan.

Bagaimana Cara Mengetahui Kita Termasuk Kepribadian Introvert atau Tidak?

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mendiagnosa karakter kita. Caranya yaitu melalui tes kepribadian yang bisa mengukur elemen yang lebih dominan dalam diri seseorang.

Tes ini antara lain adalah :

  • Myers-Brigss Type Indicator (MBTI).
  • Keirsey Temperament Sorter.
  • Five Factor Model Personality Inventory.
  • Personality Style Indicator.
  • Mitos tentang Kepribadian Introvert

Ada begitu banyak orang yang suka membicarakan tentang introvert vs ekstrovert. Bahkan tidak jarang, ada berbagai mitos tentang tipe kepribadian ini, yang sebenarnya tidak terbukti.

Apa saja? Mari kita simak bersama :

1. Sulit menjadi pemimpin

Banyak yang menyebut tipe kepribadian ini sulit untuk menjadi seorang pemimpin. Ini sama sekali tidak benar.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Academy of Management pada tahun 2012 menyebut kalau introvert dan ekstrovert sama- sama bisa menjadi pemimpin yang baik.

Pemimpin introvert bisa menjadi pemimpin yang baik dengan cara menggali potensi dari anggota tim yang lebih pasif. Sedangkan para introvert menjadi pemimpin yang baik dengan mendengarkan masukan dari setiap anggota tim untuk memperoleh hasil yang baik.

Selain itu, sosoknya yang analitis dan detail pada hal kecil juga mendorongnya untuk menjadi seorang pemimpin yang sukses.

2. Kepribadian introvert bisa diubah

Sebagian orang masih beranggapan kalau kepribadian introvert mempunyai gangguan mental sehingga sering disebut sebagai hal yang negatif dan perlu diubah. Kenyataannya, tidak ada yang salah dengan tipe kepribadian ini.

Selain itu, introversion juga bukan sebuah gangguan mental atau penyakit. Mereka hanyalah sebuah tipe kepribadian yang bertolak belakang dengan ekstroversion. Hanya saja, sebagian orang memang tidak memahami karakteristik kepribadian ini.

Tidak heran, tindak- tanduk orang dengan kepribadian ini sering disalahpahami. Mereka sering dikritik karena dianggap kurang aktif, kurang banyak bicara, atau kurang mau bergaul.

Padahal, mereka sama sekali bukan sosok yang anti-sosial. Mereka hanya tidak bisa menerima terlalu banyak rangsangan dari luar, seperti bersosialisasi dengan banyak orang dalam waktu bersamaan. Kegiatan seperti akan sangat menguras energi dan mental mereka.

Baca Juga :  Mengenal Apa itu FOMO, Kecemasan Berlebih Karena Ketinggalan Info

3. Sosok yang sombong dan anti-sosial

Lagi- lagi, ini adalah mitos yang tidak bisa dipercaya. Introvert memang tidak merasa harus berbicara saat memang tidak perlu. Terkadang mereka lebih suka memperhatikan situasi orang- orang di sekitarnya atau terhanyut dalam pikirannya sendiri.

Hanya saja, mereka yang tidak memahami ini akan mengartikan sosok mereka sebagai pribadi yang sombong. Sementara untuk mereka yang introvert, melakukan observasi dan memperhatikan orang- orang ini adalah hal yang menyenangkan.

Selain itu, tipe orang dengan kepribadian ini cenderung memilih berinteraksi tatap muka dengan satu orang di satu waktu. Bukannya antipati, tapi mereka lebih menghargai waktu kebersamaan dengan mementingkan kualitas daripada kuantitas dalam sebuah hubungan.

Cara Menghadapi Orang Berkepribadian Introvert

Karena banyak persepsi tentang introversion, Anda mungkin sedikit bingung bagaimana cara yang tepat untuk berinteraksi dengan mereka.

Tidak perlu khawatir, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda terapkan dalam proses interaksi dengan si introvert :

1. Pahami tentang kepribadian mereka

Ini adalah langkah awal yang perlu Anda lakukan, yaitu memahami lebih baik mengenai tipe kepribadian ini. Dengan begitu, Anda dapat mengenali kemungkinan- kemungkinan yang bisa terjadi, termasuk tantangan yang mungkin muncul dalam proses interaksi.

Saat Anda tidak memahami mereka atau tidak mengerti apa yang ia lakukan, Anda bisa saja mengira kalau mereka adalah orang yang mengalami depresi. Padahal mereka hanya punya cara yang berbeda dalam ‘bersenang- senang’.

2. Jangan paksa dia untuk berubah

Karena sering disalah artikan sebagai penyendiri dan pemalu, orang sering mengaitkan introversion dengan masalah kesehatan mental. Padahal tidak demikian. Saat mereka sedang ingin menyendiri di kamar atau sedang asik sendiri, berikan mereka ruang untuk melakukannya.

Mengapa? Karena kondisi tersebut lah yang membuat kelompok kepribadian ini merasa paling nyaman dengan diri nya. Mereka butuh waktu sendiri untuk mencerna kejadian- kejadian yang baru saja ia alami.

Jangan paksa mereka untuk mengubah kepribadian mereka dalam bersosialisasi, terutama saat berada di lingkungan baru. Beri ia kesempatan untuk mengamati sejenak sebelum berinteraksi dengan orang baru.

3. Dorong mereka untuk tetap merasa nyaman

Jika kamu mempunyai teman atau anggota keluarga dengan tip kepribadian ini, cobalah untuk membantu mereka merasa lebih nyaman. Misalnya saat membagi tugas, berikanlah ia tugas yang membuatnya merasa nyaman dengan bekerja secara individu.

Meski tidak anti-sosial, mereka adalah pribadi yang mudah lelah jika harus berinteraksi dengan banyak orang. Untuk itu, berikanlah ia waktu rehat di kamar jika kamu tahu kalau ia baru saja menghabiskan energinya untuk kegiatan sosial.

Ruang untuk sendiri akan membantu dia untuk mengisi ulang energinya kembali. Dengan mengenali kebutuhan dan kondisinya, hal ini akan membuat introversion ini merasa lebih dimengerti.


Bagikan

Comments

comments

Tags:

You Might also Like