Type to search

Perlu Tahu

Apa itu Mahasiswa Kupu- Kupu, Ciri- ciri, Kekurangan dan Kelebihan

Mahasiswa kupu- kupu adalah

Pernahkah kamu mendengar tentang mahasiswa kupu- kupu? Berbeda dengan mahasiswa kura- kura yang punya segudang kegiatan di kampus, mereka yang menjadi kupu- kupu adalah tipe mahasiswa praktis yang tidak banyak terlibat aktivitas kampus.

Kedua jenis mahasiswa ini memang seringkali menjadi perdebatan. Salah satu merasa lebih unggul karena menjadi mahasiswa yang aktif dan banyak berkontribusi untuk kampus. Namun di sisi lain, mahasiswa tipe ini pun mungkin punya aktivitas lain yang tidak kalah penting di luar kampus.

Mahasiswa Kupu- Kupu Adalah

Mahasiswa kupu- kupu adalah ungkapan bahasa gaul yang merujuk pada tipe mahasiswa dengan aktivitas utama kuliah-pulang kuliah-pulang (kupu- kupu). Tipe mahasiswa ini cenderung tidak aktif dalam berbagai aktivitas organisasi kampus selama menempuh studi perguruan tinggi. Tidak heran, mereka yang kupu- kupu sering mendapat stereotip sebagai tipe mahasiswa pemalas, skeptis dan no lep (no life).

Hal ini berkebalikan dengan mahasiswa kura- kura (kuliah rapat – kuliah rapat) yang cenderung sangat aktif dan terlibat banyak aktivitas kampus. Sementara si kura- kura mendapat label sebagai mahasiswa ideal, si kupu-kupu sering mendapat label bernada negatif. Kendati begitu, belum tentu mahasiswa kura- kura lebih baik daripada mereka yang mendapat julukan kupu- kupu.

Baca Juga :  Apa itu Red Flag? Kenali 10 Ciri- ciri Red Flag dalam Hubungan

Ciri- ciri Mahasiswa Kupu- Kupu

Dengan karakteristik kuliah pulang- kuliah pulang, berikut adalah beberapa ciri- ciri mahasiswa kupu- kupu :

1. Lebih Sedikit Teman

Dengan keterbatasan aktivitas di kampus, tipe mahasiswa ini cenderung mempunyai lebih sedikit teman atau kerabat di lingkungan kampus. Fokus mereka datang ke kampus memang cenderung untuk kebutuhan perkuliahan, dan tidak banyak bersosialisasi di luar lingkup aktivitas kuliah utama.

2. Cenderung Kurang Update Informasi Perkuliahan

Karena hanya fokus pada aktivitas utama perkuliahan, para kupu- kupu ini juga sering kurang terupdate dengan informasi perkuliahan.

3. Minim Pengalaman Organisasi

Tidak ada waktu untuk kegiatan di luar kuliah utama, tipe mahasiswa kupu memang tidak punya waktu untuk turut serta dalam organisasi. Mereka sangat pasif, dan bahkan cenderung tidak ingin terlibat sama sekali.

Keuntungan dan Kekurangan Menjadi Mahasiswa Kupu- Kupu

Dengan semua dinamikanya, menjadi seorang mahasiswa kupu-kupu bukanlah sebuah red flag. Pasalnya, setiap tipe mahasiswa memang mempunyai kekurangan dan kelebihan masing- masing. Salah satu kelebihan utama mahasiswa tipe ini adalah kemungkinan untuk menyelesaikan studi dengan optimal.

Karena berfokus pada kuliah utama dan minim distraksi dari organisasi, mereka cenderung mengerjakan tugas- tugas dengan maksimal dan mengikuti jadwal kuliah dengan baik. Alhasil, mereka pun dapat lulus tepat waktu dan lebih mudah mendapatkan IPK tinggi.

Selain itu, tipe mahasiswa ini juga dapat mengoptimalkan waktu luang mereka untuk mengeksplorasi kegiatan produktif lain di luar dunia kampus. Mulai dari menjajaki peluang bisnis mahasiswa, mengembangkan hobi, kerja sampingan atau magang.

Sedangkan kekurangan dari mahasiswa kupu-kupu ini adalah minimnya lingkup sosial di lingkungan kampus. Keterbatasan pengalaman organisasi juga seringkali berdampak pada minimnya pengalaman untuk kepelatihan leadership. 

Baca Juga :  Mengapa Kunci Hotel Berbentuk Kartu? Ini Alasannya!

Kesimpulan

Menjadi mahasiswa kupu-kupu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Salah satu kelebihan ini misalnya waktu yang lebih fleksibel untuk memulai kegiatan lain di luar aktivitas kampus dan fokus belajar yang lebih baik. Baik itu memulai bisnis sampingan, atau bahkan magang di luar kampus. Sedangkan kekurangannya adalah keterbatasan pengalaman organisasi dan relasi di dalam kampus.

Dengan waktu yang lebih fleksibel, mahasiswa kupu- kupu biasanya cenderung lulus tepat waktu dan dengan nilai IPK yang bagus. Hal ini terjadi lantaran minimnya distraksi yang mengikuti mereka selama masa perkuliahan. Kendati begitu, mereka juga perlu membekali diri dengan menambah wawasan dan pengalaman di luar kampus untuk terus mengasah diri mereka.

Comments

comments

Tags:

You Might also Like

0 Shares
Share via
Copy link
Powered by Social Snap