Type to search

Trending

Kalau Lockdown Diterapkan, 5 Profesi ini Paling Merasakan Dampaknya

Lockdown Corona
Share :

Jumlah penderita Covid-19 semakin bertambah dari hari ke hari. Hingga hari ini, jumlah kasus Covid-10 di Indonesia sudah mencapai 500 kasus lebih, dengan jumlah meninggal 38 jiwa.

Setelah social distancing dan work from home (WFH) diterapkan, ada anjuran agar lockdown diterapkan. Namun pilihan lockdown ini sendiri bisa menimbulkan berbagai masalah baru, terutama dari sisi ekonomi.

Jika lockdown diterapkan, maka seluruh lapisan masyarakat wajib berada di rumah dan mengisolasi diri. Tidak ada kegiatan yang boleh dilakukan di luar rumah, kecuali dengan izin.

Untuk menangkal penyebaran virus, lockdown disebut sebagai solusi yang ampuh. Namun tentu saja ada beberapa kalangan masyarakat yang penghasilannya akan terancam. Siapa sajakah mereka? Berikut ulasannya :

1. Tukang Ojek

Mereka yang berprofesi sebagai tukang ojek, baik ojek online maupun pangkalan akan menjadi salah satu profesi yang paling merasakan efek lockdown. Mereka kehilangan pelanggan karena tak ada orang yang minta diantar pergi karena larangan bepergian.

Bahkan belum sampai lockdown, WFH saja sudah sangat berpengaruh pada penghasilan tukang ojek. Ada beberapa tukang ojek yang penghasilannya langsung turun hingga 90 persen saat WFH diterapkan.

Baca Ini Juga Ya :   Resmi! Hari Ini Sudah Bisa Klaim Token Listrik Gratis PLN dari Situs Resmi

2. Pedagang Retail

Pedagang retail menggantungkan penghasilan mereka dari hasil berjualan sehari- hari. Mulai dari pedagang di pasar, tukang sayur, pedagang kaki lima, dan bahkan pedagang dengan toko lainnya juga akan terimbas lockdown.

Sekalipun mereka tetap boleh keluar rumah untuk berjualan, namun tak ada artinya jika tak ada pembeli yang keluar. Pedagang harian pun rata- rata menolak diberlakukannya lockdown oleh pemerintah.

Mengapa? Karena bila diberlakukan, maka segala aktivitas masyarakat sehari- hari akan mati. Pedagang kecil akan sangat menderita karena dagangan mereka tidak laku.

3. Sopir Angkutan

Sopir angkutan juga mempunyai nasib yang sama seperti tukang ojek. Mereka kehilangan penumpang karena tak ada orang yang bepergian. Alhasil, pendapatan mereka pun menjadi seret.

Jika harus berhitung, maka penghasilan sopir angkutan ini merosot drastis hingga 50 persen dengan WFH. Mereka tidak bisa membayangkan semakin buruknya penghasilan mereka jika lockdown diberlakukan.

Baca Ini Juga Ya :   Terlahir Lewat Operasi Caesar, Yang Dilakukan Bayi Ini Membuat Ibu dan Tim Medis Terpukau

4. Buruh Harian

Ilustrasi Gambar: Kompas

Buruh harian seperti kuli bangunan, kuli panggul, atau pekerja harian di pabrik juga akan merasakan imbas dari Covid-19. Upah yang biasanya mereka peroleh setiap hari akan lenyap karena pekerjaannya terhenti.

Kuli panggul berhadapan dengan pasar yang sepi, kuli bangunan tak boleh bekerja karena larangan keluar, dan buruh pabrik tidak memperoleh upah karena anjuran Work from Home.

5. Pegiat Pariwisata dan Perjalanan

Bandara menjadi sepi pasca Covid-19

WFH saja sudah mengakibatkan pasar menjadi lesu. Apalagi jika lockdown sampai diterapkan.

Saat ini banyak agen travel & pariwisata yang langsung mendapat imbas dari larangan masuk wisatawan ke negara terdampak corona. Maskapai penerbangan mengalami dampak yang lebih buruk.

Bahkan, beberapa perusahaan konsultan sampai memprediksi bisnis penerbangan bisa bangkrut jika situasi Corona berlarut- larut.

Menurut prediksi ahli penerbangan Australia, pandemi Covid-19 ini bisa membuat bisnis penerbangan di seluruh dunia bangkrut dalam hitungan minggu.

“Sebagai dampak dari virus corona dan langkah pemerintah dalam membatasi penerbangan, banyak maskapai telah masuk ke jurang kebangkrutan secara teknis atau setidaknya secara substansial telah melanggar hutang,” ungkap CAPA – Centre of Aviation, seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (16/3/2020).

Sejak virus corona meluas ke seluruh dunia, banyak calon penumpang bergegas membatalkan jadwal penerbangan mereka. Jika otoritas penerbangan tidak mengambil langkah yang tepat, maka seluruh penerbangan di dunia bisa mengalami kebangkrutan di Mei mendatang.

Loading...
Baca Ini Juga Ya :   Cewek Ini Luka Parah Saat Mendaki, Tapi Menolak Dievakuasi oleh yang Bukan Muhrim

Share :

Komentar

komentar

Tags:
Loading...

You Might also Like