Type to search

Health & Beauty

Tidak Pakai Celana Dalam Lebih Baik untuk Kesehatan, Benar Nggak Sih?

Tidak memakai celana dalam lebih sehat, benarkah?
Share :

Bagi banyak orang, mengenakan celana dalam akan membantu untuk beraktivitas dengan lebih nyaman. Selain itu, hal ini bisa membatasi organ vital untuk bersentuhan langsung dengan pakaian.

Tapi tahukah kamu, meninggalkan celana dalam justru bikin lebih sehat. Kira- kira apa ya penyebabnya?

Dalam sebuah riset sederhana Daily Mail beberapa waktu lalu, beberapa perempuan menyebut kalau tidak mengenakan celana dalam adalah hal yang menyehatkan. Alasannya, celana dalam kerap memicu timbulnya infeksi dan penyakit lain.

Dilansir dari Healthline, ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan saat kamu nggak memakai celana dalam keseharian. Manfaat yang dirasakan oleh perempuan, maupun oleh laki- laki ini akan berbeda karena perbedaan organ genital yang dimilikinya.

Manfaat Tidak Mengenakan Celana Dalam untuk Perempuan

Beberapa manfaat yang bisa dirasakan perempuan antara lain :

1. Mengurangi resiko pengembangan infeksi ragi vagina

Celana dalam yang ketat dan tidak tidak terbuat dari bahan yang menyerap keringat seperti katun bisa menciptakan suasana lembab di area genital. Hal ini membuat bakteri ragi lebih mudah tumbuh.

Saat ini tidak ada penelitian khusus apakah tanpa celana dalam bisa mengurangi infeksi ini. Namun jika kamu mengenakan celana dalam, pastikan tidak terlalu ketat dan berbahan katun.

Baca Ini Juga Ya :   5 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Wanita yang Wajib Kamu Ketahui

2. Mengurangi bau tak sedap dan ketidaknyamanan

Saat lembab dan panas terperangkap jadi satu di area kewanitaan karena pakaian dalam, bau tak sedap akan muncul. Berhenti mengenakannya untuk beberapa saat bisa membuat keringat lebih mudah menguap, mengurangi bau tak sedap, serta mengurangi potensi gesekan yang bisa lebih parah karena kelembaban itu sendiri.

3. Mencegah cedera vulva

Labia yang terdapat di luar genital terbuat dari jaringan yang sama seperti bibir. Celana dalam yang ketat terbuat dari kain buatan bisa mengiritasi labia dan area di sekitar kulit yang menyebabkan luka atau infeksi.

Tidak mengenakan celana dalam atau mengenakan celana dalam versi longgar bisa mengurangi bahkan menghilangkan kemungkinan infeksi dan peradangan di area tersebut.

Baca Ini Juga Ya :   6 Kebiasaan yang Kamu Lakukan Ini Ternyata Berdampak Buruk untuk Otak

4. Melindungi dari reaksi alergi

Banyak celana dalam yang dibuat dengan pewarna buatan dan kimia yang bisa memicu reaksi alergi, atau dermatitis kontak. Reaksi yang ditimbulkan antara lain berupa kemerahan, melepuh, iritasi, hingga infeksi.

Loading...
Rebahan di rumah aja

Manfaat Tidak Mengenakan Celana Dalam untuk Perempuan

Bukan hanya perempuan, laki- laki juga bisa merasakan manfaat tertentu saat menanggalkan celana dalam. 

1. Mencegah gatal dan infeksi jamur lain

Area genital yang basah dan lembab adalah area subur untuk berkembang biaknya jamur yang menyebabkan kemerahan, iritasi, dan gatal di alat kelami. Dengan begitu, menjaga area tersebut tetap sejuk dan kering adalah hal penting yang perlu dilakukan.

2. Mengurangi kemungkinan iritasi dan cedera

Mengenakan celana dalam atau tidak, gesekan antara alat genital atau skrotum dengan pakaian tetap mungkin terjadi. Ini bisa menyebabkan iritasi dan bahkan cedera jika tidak segera diobati.

Jika kamu mengenakan celana jeans atau celana pendek yang longgar dan nyaman, tanpa celana dalam bisa mengurangi gesekan tersebut.

Baca Ini Juga Ya :   Tanda- Tanda Kulit Cepat Menua yang Wajib Kamu Perhatikan

3. Mempengaruhi produksi sperma

Testis menggantung di luar tubuh dalam skrotum karena sebuah alasan. Untuk memproduksi sperma secara efisien, testi perlu bertahan di suhu 34, derajat Celcius, atau beberapa derajat lebih dingin dari suhu tubuh, yaitu sekitar 36,1-37,2 Derajat Celcius.

Mengenakan celana dalam, terutama yang ketat, bisa mendorong testis semakin mendekati ke tubuh dan meningkatkan suhu skrotum. Ini akan menyebabkan testis kurang optimal dalam memproduksi sperma yang menyebabkan hipertermia testis.

Dalam intensitas yang lebih tinggi, kebiasaan ini bisa menyebabkan jumlah sperma menurun dan mempengaruhi kesuburan.

Anjuran sehat yang bisa kamu lakukan

Meski begitu, tidak mengenakan celana dalam bukan berarti mengatasi semua masalah di area genital ya. Tapi ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika ingin menerapkannya, seperti :

  • Tidak mengenakan pakaian ketat
  • Mengganti dan mencuci pakaian dalam secara rutin
  • Tidak sembarangan mencoba pakaian dalam saat membelinya di toko

Share :

Komentar

komentar

Loading...
Tags:
Loading...